
Dilansir dari laman VIVA.Claudio Gentile mengaku punya resep khusus bagaimana mematikan pergerakan Lionel Messi. Menurutnya, cara itu berhasil dia terapkan kala membuat legenda Argentina Diego Maradona 'mati kutu' di Piala Dunia 1982.
Kala itu, Argentina yang berstatus juara bertahan dan diperkuat Maradona yang sedang bersinar, takluk 1-2 oleh Italia di babak grup Piala Dunia 1982 yang digelar di Estadio Sarria, Barcelona, Spanyol.
Di laga tersebut, Gentile menjadi pusat perhatian karena melakukan kawalan ketat dan agresif untuk mematikan pergerakan Maradona yang terkenal licin. Dan hasilnya, Maradona gagal cetak gol dan Argentina kalah.
Dan Gentile yakin caranya tersebut bisa juga digunakan oleh jajaran bek Juventus saat menghadapi Barcelona yang diperkuat Messi di final Liga Champions pada 6 Juni mendatang. Messi menjadi pemain krusial Barcelona.
"Untuk mematikan pergerakan Messi, caranya sama seperti ketika saya melakukannya kepada Maradona di di SarriĆ ," kata Gentile yang kini berusia 61 tahun itu seperti dilansir laman olahraga Spanyol, Marca, Jumat 5 Juni 2015.
Gentile menambahkan, yang terpenting dari caranya adalah bagaimana membuat Messi tidak bisa menguasai bola dan terisolir dari rekan-rekan setimnya. Cara itu dinilai akan mampu mematikan kreativitas Messi.
"Jangan membiarkan dia mendapat bola. Anda hanya harus terus mengawal ketat dia dengan cara spesial dan menjaganya menjauh dari rekan-rekan setim lainnya. Juve harus membuat dia merasa terisolasi," kata Gentile.
"Juve harus membuat bagaimana Messi tidak bisa melihat rekan setim di dekatnya. Itu satu-satunya cara membatasi efektivitas pergerakannya. Saya sebut membatasi, karena tidak ada yang bisa menghentikannya total. Itu mustahil."
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "'Pembunuh' Maradona Ungkap Jurus Matikan 'Messi'"
Post a Comment